WHAT'S NEW?
Loading...
Tampilkan postingan dengan label Taman Wisata. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Taman Wisata. Tampilkan semua postingan
IMG_0586IMG_0589IMG_0617IMG_20130102_142523IMG_20130102_143107IMG_20130102_142833IMG_0601 IMG_0621

Letak taman dari sebetulnya tidak terlalu jauh dari Komplek Kraton Jogjakarta, tapi kalau jalan kaki kayaknya bakal berpotensi bengkak-bengkak hehe bagi anda yang tidak bawa kendaraan pribadi sebaiknya dari Kraton ke Taman Sari naik becak saja tarifnya Rp.5000.

Pada mulanya pada Masa Sultan Hamengkubuowo I (Pangeran Mangkubumi) Taman Sari dibangun untuk menghormati jasa istri-istri sultan yang telah banyak membantu selama masa peperangan. Desain dan pembangunan ini dikerjakan oleh Demak Tegis (Arsitek berkebangsaan  Portugis) dan Bupati Madiun.

Ketika anda memasuki kawasan Kolam tepat disisi kiri kolam, terdapat menara panggung, menurut sumber yang terpercaya, melalui menara panggung inilah sultan biasa menyaksikan tarian-tarian yang berada dibawah, menara ini terdiri atas 3 tingkat, dimana masing-masing lantai dihubungkan dengan tangga kayu, ketika saya kesana kondisi tangga sebagian sudah agak rapuh (goyang-goyang).

tepat berada dibawah menara ada ruangan-ruangan yang inik disalah satu  ruangan (pojok) terdapat ranjang yang menyatu dengan bangunan, nah saat saya kesana diatas ranjangnya (menurut saya ini ranjang yah) ada sejenis sesajen (kayaknya sesajen) atau mungkin untuk mengusir nyamuk yah Open-mouthed smile.

tepat berada dibelakang (dibelakang atau disamping yah Open-mouthed smile, pokoknya disitu deh Hot smile) anda dapat menjumpai kolam lain yang dulunya khusus untuk keluarga raja saja. dari sisi desain memang nampaknya agak lebih premium sih bentuknyapun tidak terlalu besar,

Kolam pemandian di Kawasan Taman Sari ini terbagi menjadi 3 yakni Umbul Kawitan (Kolam untuk putra dan Putri raja), Umbul Pamuncar (kolam untuk para selir) dan umbul panguras (kolam khusus untuk raja. ( bisa anda liat sendiri digambar). tebakan saya, kolam yang terakhir itu khusus untuk Raja.

ane ngak bisa banyain suasana di kawasan ini 200 tahun yang lalu pasti seeeeegerrrrrrrrrr hehehheh soalnya airnya kan masih sangat jernih Smile with tongue out.

sayangnya kawasan ini saya rasa agak kurang bersih, tembok-temboknnya pada kusem… ane ngak tau ini kesengajaan supaya tetap seperti dulu ketika kawasan ini masih dipakai atau memang karena kurang perawatan, tapi logikanya dulu waktu tempat ini masih dipakai ngak mungkinkan temboknya pada kusem Open-mouthed smile.

tapi tetaplah ini sebuah peninggalan sejarah yang tidak boleh tidak dikunjungi….

IMG_0494IMG_0508IMG_0513

Taman Pintar ini terletak di Jl.P.Senopati 1-3 Yogyakarta, Berkunjung ketaman ini sebetulnya diluar rencana Open-mouthed smile. sebab seperti namanya sebetulnya kawasan ini lebih cocok untuk tempat berlibur keluarga dan rombongan pelajar, jadi kalau kesana tanpa membawa anak-anak rasanya gimana gt Hot smile. berhubung pintu belakang Museum Benteng terhubung dengan pintu samping taman ini maka dengan seganp hati kami nekat ketempat ini.

Melewati gerbang utama anda kan menjumpai sebuah kawasan bermain yang cukup luas. bagi anak-anak ini mungkin sangat luas … disini kita akan menemukan berbagai hal mulai dari kodidor ber air mancur,gong perdamaian nusantara, parabola berbisik, dinding berdendang,cakram spektrum warna, pipa bercerita, air menari, forum batu, tapak pintar, desaku permai, sistem katrol, rumah pohon, jembatan goyang, jungkit-jungkit serta istana pasir. berdekatan dengan koridor air, sebuah benda seperti tugu selalu berbunyi memutar rekaman suara-sura orang penting di indonesia, sayup-sayup saya mendengarkan suara soekarno.

Kawasan taman pintat ini terbagi menjadi beberapa bagian yang setiap bagian dikhususkan untuk jenjang umur tertentu, seperti Zona PAUD (2-7 tahun) jangan tanya isinya apa karna kami jelas tidak boleh masuk kesana, namun menurut informasi yang terpampang Zona Paud berisi : Ruang tunggu, Ruang Sains dan Teknologi, Perpustakaan, Ruang Profesi, Ruang Busaya dna religi, Ruang Komputer Kids, Ruang Puzzle balok, Ruang Pertunjukan dan Karaoke serta ruang petualangan.

nah sesuai dengan umur, maka kami hanyar mengambil satu paket yang terdiri dari 3 ruangan yakni Gedung Oval, Kotak dan Memorabilia tarifnya Rp.15.000/orang.

pertama-tama kami diarahkan untuk memasuki gedung oval terlebih dahulu, sesuai namanya gedung berbentuk oval terdiri dari 2 lantai, uniknya gedung i seolah-oleh sekaligus sebagai miniatur galaxy kita dimanadiatas kita akan melihat beberapa planet yang senggaja digantung sesuai dengan urutannya masing-masing. dilantai dasar, mengitari ruangan anda akan menemukan peragaan-peragaan alat iptek sederhana salah satu yang menarik adalah rel udara. dilantai dua anda akan menemukan alat peraga tentang alam semesta, bumi kita, simulator gempa, simulator dan detektor tsunami, peraga listrik,teknologi konstruksi, zona komunikasi yang dipersembahkan oleh salah satu operator seluler.

keluar dari gedung ini anda selanjutnya diarahkan memasuki gedung kotak, disini isinya luarbias banyak ada zona presiden dimana terdapat informasi lengkap tentang semua presiden RI dan beberapa benda/replika benda peninggalannya, disini anda juga dapat menemukan ruang pembelajaran tentang jenis-jenis Pembangkit listrik, zona nuklir, ada juga zona otomotif, komputer dan masih banyak yang lainnya.

singkat kata Taman Pintar Yogyakarta sangat cocok sebagai tempat berwisata otak bagi anak-anak usia sekolah, remaja maupun orang tua yang berniat menambah wawasan Hot smile.

IMG_0157IMG_0219IMG_0236IMG_0242IMG_0231IMG_0213IMG_0202IMG_0201IMG_0189IMG_0188

Istana Ratu Boko yang juga dikelola oleh PT. Taman wisata candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko ini terletak dijalan Raya Solo-Jogja tidak jauh dari candi Prambanan. tarif masuk ketempat ini cuma Rp.30.000/orang. namun tidak melihat tulisan tentang adanya diskon bagi rombongan pelajar.

dari jalan utama solo-jogja Menuju tempat ini anda akan disuguhi jalan menajak dan berliku-liku khas menuju dataran tinggi, lebar jalan yang cukup sempit mengharuskan anda waspada. tiba dipintu masuk anda akan menjumpai loket, parkiran, kantor dan restoran. berbeda dengan diborobudur dan prambanan, tarif Rp.30.000 yang anda bayar sudah termasuk sebotol tanggung air mineral, awalnya saya tidak mengerti mengapa diberi air, namun setelah menjelajahi istana ini saya paham, siapapun yang pergi kesini pasti akan kehausan, bayangkan saya saja sanggup menghabiskan 3 botol air mineral ukuran tanggung selama menjelajahi tempat ini. sebelum sampai ke gapura utama anda terlebih dahulu disuguhi taman persis seperti taman-taman diperkotaan, bersih rapi, tapi disini udaranya sangat sejuk selain itu disini juga disediakan tempat duduk-duduk santai.

Istana Ratu Boko ini terletak di dataran tinggi yang sangat luas. Dibangun pada abad ke-8 pada masa pemerintahan Rakai Panangkaran yang merupakan salah satu keturunan Wangsa Syailendra. Istana ini pada mulanya bernama Abhayagiri Vihara ( yang bermakna biara dibukit yang penuh kedamaian) berfungsi sebagai tempat menyepi dan memfokuskan diri pada kehidupan spiritual, dan memang sampai saat ini pun tempat ini masih menawarkan suasana kedamaian yang luar biasa, suasana sepi senyap jauh dari hiruk pikuk kota yogyakarta akan anda rasakan ditempat ini. salah satu hal yang unik, dari tempat ini kita dapat melihat langsung candi Prambanan dengan latar Gunung Merapi.

Istana Ratu Boko menyajikan sesuatu yang berbeda dari tempat-tempat wisata sejarah peninggalan Hindu-Budha lainnya, ditempat ini anda akan menemukan Dua Buah Gapura tinggi, yang satu memiliki 3 pintu sedangkan yang lain memiliki 5 pintu, tidak jauh dari gapura ada candi Batu Putih, Candi Pembakaran (tempat pembakaran mayat), dan kolam, serta sumur penuh misteri disebelah tenggara candi pembakaran. konon sumur tersebut diberi nama Amerta Mantana yang artinya Air Suci yang diberi mantra. hingga kini air dari sumur tersebut masih sering digunakan untuk kegiatan keagamaan.

apakah istananya sudah habis? belum.. masih ada goa lanang dan wadon, kolam besar berukuran 20x50m, komplek kaputren, pendopo dll. saking banyaknya saya jadi bingung nulisnya hehe

trakhir adalah kolam pemandian, sebenarnya masih ada komplek bangunan lain dibelakang komplek kolam pemandian, cuman saya lihat bangunannya +- seperti pendopo saja cuman lebih tinggi. nah yang unik dari kolam pemandiannya, bentuknya yang bersekat-sekat, namun semua bagiannya dari batu… saya bingung apakah kolam ini buatan manusia atau memang batu alam. pada saat berkunjung kesana semua kolam dalam kondisi terisi air, mungkin karena hujan, jadi saya tidak tau seberapa dalam kolam ini, yang pasti saat itu saya bertemu dengan penduduk sekitar yang ternyata memanfaatkan kolam pemandian tersebut untuk budidaya ikan Hot smile benar-benar kreatif… oh ya disini ada larangan “nyemplung” dikolam yah… sehingga saya berfikir pasti kolamnya cukup dalam… sekali lagi dilarang nyemplung, kalau nekat tanggung sendiri akibatnya Open-mouthed smile

nah untuk rute, saya sarankan anda berkunjung ke candi prambanan dulu, baru ke ratu boko, sebab jika dibalik saya khawatir anda sudah kecapeean ketika tiba di prambanan.

berbeda dengan pengunjung candi Prambanan yang ramai padat pengunjung ratu boko terbilang lengang, sehingga disini anda akan benar-benar merasakan ketenangan (pokonya cocoklah untuk bersemedi Smile with tongue out) kawasan ini juga berdempetan langsung dengan perumahan penduduk, jadi jangan heran jika satu dua kali anda akan menjumpai kambing yang berkeliaran… ueeeeee

Oh ya, saat diloket saya meminta sebuah brosur promosi Istana Ratu Boko, dari brosur itu saya mendapati bahwa ternyata Komplek Istana Ratu boko ini sering sekali digunakan untuk sesi pemotretan Foto Prewedding, Acara Formal, Acara Pernikahan, Pelatihan dll. hmmm sepertinya keindahan tempat ini benar-benar dimanfaatkan, sayangnya tidak tertera berapa tarif yang dipatok jika tempat ini digunakan untuk acara sejenis pernikahan… untuk kegiatan foto prewed kayanya sih bayar tiket masuk aj yah Hot smile.

so. jika anda ke Prambanan jangan lupa mampir kesini yah.

oh ya satu lagi, tidak jauh dari dari Ratu Boko, terdapat dua candi lain yang bentuknya relatif kecil cuman karena sudah terlalu sore saya mengurungkan diri mampir ke candi tersebut.

Sumber tambahan :yogyes.com