WHAT'S NEW?
Loading...
Tampilkan postingan dengan label Borobudur. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Borobudur. Tampilkan semua postingan

IMG_0112IMG_20121231_102853IMG_0152IMG_0121

Siapa yang tidak kenal dengan candi prambanan yang erat dengan cerita rakyat “roro jongrang”. ceritanya pada saat itu seorang lelaki yang bernama bandung bondowoso mencitai roro jongrang, namun sayangnya roro jongrang tidak mencintainya, karena memaksa, roro jongrang meminta bandung bondowoso membuatkannya 1000 arca dalam satu malam (sebelum matahari terbit/ayam berkokok), jika berhasil maka roro jongrang mau menikah dengan bandung bondowoso, akhirnya dengan segenap kekuatan bandung bodowoso menyanggupi, namun sayang ketika jumlah arcanya sudah mencapai 999, roro jongrang meminta warga desa menumbuk padi dan membuat api besar sehingga seperti matahari dengan tujuan agar ayam berkokok dan bandung bondowoso gagal memenuhi permintaanya. karena tau roro jongrang berbuat curang bandung bondowoso marah dan mengutung roro jongrang menjadi arca yang ke 1000.

Candi ini terletak tepat di tepi jalan raya Jogja-solo, sekitar 16an km dari kota jogja. bisa ditempuh dengan menumpang Bus TransJogja dan berhenti di halte Prambanan. jika menggunakan kendaraan pribadi, candi ini juga relatif sangan mudah dijangkau karena letaknya memang benar-benar ditepi jalan raya.

Karena dikelola oleh pihak yang sama dengan borobudur, maka tarif masuknya pun sama yakni Rp.30000/orang, dan kalau tidak salah, ada diskon juga untuk rembongan pelajar. komplek candi prambanan hampir sama luasnya dengan candi borobudur, namun ketika anda mengunjungi tempat ini, anda akan disuguhi sesuatu yang sangat berbeda dengan apa yang anda lihat di candi-candi lain, bentuk candi yang langsing dan tinggi membuatnya benar-benar nampak “cantik”. candi ini dibuat pada abad ke-10 pada masa pemerintahan Raja Rakai Pikatan dan Raja Balitung. tinggi candi ini adalah 47 m atau 5 meter lebih tinggi dari candi borobudur.

komplek candi prambanan memiliki 3 candi utama yakni candi wisnu, brahma dan siwa. ketiganya adalah lambang trimurni dalam agama hindu.

namun sayang pada saat saya kesana candi utama  yang terletak ditengah (candi siwa) dalam keadaan retak, sepertinya karena terkena dampak gempa dijogja tahun 2006 yang lalu., bebrapa bagian dipasangi alat pemantau retak. pengunjung masih dibolehkan menaiki candi siwa, namun jumahnya dibatasi dan setiap pengunjung yang naik ke candi siwa diwajibkan untuk memakai pelindung kepala(seperti yang ada difoto), karena saat itu musim liburan dan yang berniat naik kecandi utama cukup banyak, maka sayapun harus ngantri kurang lebih satu jam, tapi antrian saya itu terbayar, karena candi utama memang luar biasa.

candi utama memiliki 4 buah ruangan, (saat itu kami hanya boleh memasuki 2 ruangan) yakni : ruangan utama diisi arca siwa, sementara 3 ruangan lain disini arca Durga (Istri Siwa), Agastya (Guru Siwa) dan Ganesha (Anak Siwa).

sedangkan dua candi utama lain, (candi Wisnu dan Brahma) masing-masing hanya memiliki satu ruangan yang masing-masing diisi oleh arca wisnu dan arca Brahma).

candi prambanan memiliki banyak hal menarik seperti candi-candi pendamping (yang mendampingin setiap candi utama) salah satu yang paling menarik adalah candi Garuda  yang terletak dekat candi wisnu, candi ini menyimppan misteri tentang sesosong manusia setengah burung yang bernama garuda. siapa yang tidak kenal garuda yang sampai saat ini masih digunakan menjadi lambang negara kita. dalam mitologi hindu sosok garuda digambarkan sebagai burung bertubuh emas,berwajah putih dan bersayap merah berparuh dan bersayap mirip elang. garuda bisa menyelamatkan ibunya dari kutukan aruna (kakak garuda yang terlahir cacat) dengan cara mencuri tirta amerta (air suci para dewa). saat ini negara lain yang menggunakan lambang yang relatif sama dengan indonesia yakni Thailand, namun mereka menggunakan istilah yang berbeda untuk memanggil garuda yakni krut atau pha krut.

sebenarnya masih banyak hal lain yang menarik dari candi ini, supaya lebih jelas dapatng sendiri aj yah, dan jika ingin menambah wawasan dan tidak mau repot beli saja fotokopi buku sejarahnya yang banyak dijual dikawasan itu seharga antara Rp.3000-5000, atau kalau mau puas sewa saja pemandu dijamin anda puas bertanya apapun tentang candi ini.

masih diareal yang sama, tepat didepan pintu keluar areal candi terdapat pasar dan warung-warung makanan yang seragam, ya semua warung menyajikan menu yang sama… hmmmm sepertinya ini trik pemerintah agar persaingan disini sehat … tepat didepan warung-warung makanan anda akan menemui pasar pakaian, isinya beragam, tentu saja kebanyakan berhubungan dengan candi prambanan atau candi borobudur. satu hal yang unik ketika keluar (menuju parkiran) saya menemukan pertujukan musik tradisinonal.. wahhh benar-benar mantab….

IMG_0157IMG_0219IMG_0236IMG_0242IMG_0231IMG_0213IMG_0202IMG_0201IMG_0189IMG_0188

Istana Ratu Boko yang juga dikelola oleh PT. Taman wisata candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko ini terletak dijalan Raya Solo-Jogja tidak jauh dari candi Prambanan. tarif masuk ketempat ini cuma Rp.30.000/orang. namun tidak melihat tulisan tentang adanya diskon bagi rombongan pelajar.

dari jalan utama solo-jogja Menuju tempat ini anda akan disuguhi jalan menajak dan berliku-liku khas menuju dataran tinggi, lebar jalan yang cukup sempit mengharuskan anda waspada. tiba dipintu masuk anda akan menjumpai loket, parkiran, kantor dan restoran. berbeda dengan diborobudur dan prambanan, tarif Rp.30.000 yang anda bayar sudah termasuk sebotol tanggung air mineral, awalnya saya tidak mengerti mengapa diberi air, namun setelah menjelajahi istana ini saya paham, siapapun yang pergi kesini pasti akan kehausan, bayangkan saya saja sanggup menghabiskan 3 botol air mineral ukuran tanggung selama menjelajahi tempat ini. sebelum sampai ke gapura utama anda terlebih dahulu disuguhi taman persis seperti taman-taman diperkotaan, bersih rapi, tapi disini udaranya sangat sejuk selain itu disini juga disediakan tempat duduk-duduk santai.

Istana Ratu Boko ini terletak di dataran tinggi yang sangat luas. Dibangun pada abad ke-8 pada masa pemerintahan Rakai Panangkaran yang merupakan salah satu keturunan Wangsa Syailendra. Istana ini pada mulanya bernama Abhayagiri Vihara ( yang bermakna biara dibukit yang penuh kedamaian) berfungsi sebagai tempat menyepi dan memfokuskan diri pada kehidupan spiritual, dan memang sampai saat ini pun tempat ini masih menawarkan suasana kedamaian yang luar biasa, suasana sepi senyap jauh dari hiruk pikuk kota yogyakarta akan anda rasakan ditempat ini. salah satu hal yang unik, dari tempat ini kita dapat melihat langsung candi Prambanan dengan latar Gunung Merapi.

Istana Ratu Boko menyajikan sesuatu yang berbeda dari tempat-tempat wisata sejarah peninggalan Hindu-Budha lainnya, ditempat ini anda akan menemukan Dua Buah Gapura tinggi, yang satu memiliki 3 pintu sedangkan yang lain memiliki 5 pintu, tidak jauh dari gapura ada candi Batu Putih, Candi Pembakaran (tempat pembakaran mayat), dan kolam, serta sumur penuh misteri disebelah tenggara candi pembakaran. konon sumur tersebut diberi nama Amerta Mantana yang artinya Air Suci yang diberi mantra. hingga kini air dari sumur tersebut masih sering digunakan untuk kegiatan keagamaan.

apakah istananya sudah habis? belum.. masih ada goa lanang dan wadon, kolam besar berukuran 20x50m, komplek kaputren, pendopo dll. saking banyaknya saya jadi bingung nulisnya hehe

trakhir adalah kolam pemandian, sebenarnya masih ada komplek bangunan lain dibelakang komplek kolam pemandian, cuman saya lihat bangunannya +- seperti pendopo saja cuman lebih tinggi. nah yang unik dari kolam pemandiannya, bentuknya yang bersekat-sekat, namun semua bagiannya dari batu… saya bingung apakah kolam ini buatan manusia atau memang batu alam. pada saat berkunjung kesana semua kolam dalam kondisi terisi air, mungkin karena hujan, jadi saya tidak tau seberapa dalam kolam ini, yang pasti saat itu saya bertemu dengan penduduk sekitar yang ternyata memanfaatkan kolam pemandian tersebut untuk budidaya ikan Hot smile benar-benar kreatif… oh ya disini ada larangan “nyemplung” dikolam yah… sehingga saya berfikir pasti kolamnya cukup dalam… sekali lagi dilarang nyemplung, kalau nekat tanggung sendiri akibatnya Open-mouthed smile

nah untuk rute, saya sarankan anda berkunjung ke candi prambanan dulu, baru ke ratu boko, sebab jika dibalik saya khawatir anda sudah kecapeean ketika tiba di prambanan.

berbeda dengan pengunjung candi Prambanan yang ramai padat pengunjung ratu boko terbilang lengang, sehingga disini anda akan benar-benar merasakan ketenangan (pokonya cocoklah untuk bersemedi Smile with tongue out) kawasan ini juga berdempetan langsung dengan perumahan penduduk, jadi jangan heran jika satu dua kali anda akan menjumpai kambing yang berkeliaran… ueeeeee

Oh ya, saat diloket saya meminta sebuah brosur promosi Istana Ratu Boko, dari brosur itu saya mendapati bahwa ternyata Komplek Istana Ratu boko ini sering sekali digunakan untuk sesi pemotretan Foto Prewedding, Acara Formal, Acara Pernikahan, Pelatihan dll. hmmm sepertinya keindahan tempat ini benar-benar dimanfaatkan, sayangnya tidak tertera berapa tarif yang dipatok jika tempat ini digunakan untuk acara sejenis pernikahan… untuk kegiatan foto prewed kayanya sih bayar tiket masuk aj yah Hot smile.

so. jika anda ke Prambanan jangan lupa mampir kesini yah.

oh ya satu lagi, tidak jauh dari dari Ratu Boko, terdapat dua candi lain yang bentuknya relatif kecil cuman karena sudah terlalu sore saya mengurungkan diri mampir ke candi tersebut.

Sumber tambahan :yogyes.com

IMG_0046

Siapa yang tidak kenal candi ini, bangunan umat budha yang merupakan salah satu keajaiban dunia ini. candi ini terletak di daerah Magelang, kurang lebih 42 km dari kota jogja. pada saat jalanan padat, paling tidak butuh waktu 1 jam untuk mencapai borobudur dari kota jogja. Borobudur dikelola oleh PT.Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko. tarif masuk objek wisata ini cukup murah yakni Rp.30.000/ orang, ada diskon khusus bagi rombongan pelajar, sedangkan tarif pemandu wisata ane ngak tau hehehe soalnya kemaren ngak pakai pemandu. kesan pertama memasuki objek wisata ini adem, luas dan bersih… wajarlah tarif masuknya 30 ribu bro hehe namun jujur luasnya komplek candi borobudur ini melebihi ekspektasi saya, apalagi besarnya candi wow… yang terpikir dibenak saya, kok sanggup yah orang budha bikin tempat peribadatan sebesar ini, dan pertanyaan besar untuk kaum muslimin mampukah kita berkorban seperti yang umat budha kala itu lakukan…. jawabannya simpan saja dibenak masing-masing ya.

melihat bentuk dan kompleksitas bangunan ini saya benar-benar tidak ragu kalau bangunan ini masuk kategori keajaiban dunia. bentuknya yang melebar (ciri khas candi Budha) dan ukurannya yang besar membuat saya bertanya berapa lama candi ini dibuat? mau tau berapa lama? silahkan googling sendiri yah.

satu hal yang paling menarik dicandi ini adalah prosesi “kunto bimo”, yaitu mitos yang menyatakan  bahwa bila kita berhasil merogoh  (menggapai) rupang (patung) yang ada didalam stupa dicandi borobudur maka keinginannya akan / dapat tercapai. ini cuma mitos yah… belakangan prosesi ini dilarang oleb pengelola karena dikhawatirkan dapat merusak stupa yang umurnya sudah ratusan tahun. tapi tau lah orang indonesia, karna penasaran tentu saja masih banyak yang mencoba merogoh… Hot smile

seperti yang saya sebutkan sebelumnya, komplek candi borobudur sangat luas, dikomplek ini terdapat candi-candi lain, selain itu dikomplek ini juga ada museum candi borobudur yang menyimpan banyak benda bersejarah baik yang berhubungan dengan borobudur maupun indonesia secara umum.

IMG_0083

gambar diatas patung budha dari emas terkecil, saking kecilnya anda perlu kaca pembesar untuk melihatnya secara jelas. patung itu bisa kamu liat di museum borobudur, masih banyak hal menarik lain yang dapat kamu lihat disana, seperti lukisan presiden-presiden indonesia, koleksi wayang golek, gambar-gambar rekor di indonesia hal terakhir yang meranik adalah dimusim liburan kamu bisa bertemu dan berfoto langsung dengan manusia terpendek diindonesia, sayangnya kemaren saya terselisih dengan orang pendek itu jadi ngak sempat ambil foto.

oh ya dikomplek ini juga da pasar loh, disana kamu bisa membeli beragam buah tangan yang berhubungan dengan borobudur maupun jogja. harganya juga ramah dikantong.