WHAT'S NEW?
Loading...
Tampilkan postingan dengan label Candi Borobudur. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Candi Borobudur. Tampilkan semua postingan

IMG_20121230_130352IMG_20121230_124332IMG_20121230_125029

candi ini terletak 3 km dari candi borobudur atau 1,5 km dari candi pawon, berada di samping jalan utama menuju borobudur, jadi ketika anda ingin keborobudur pasti akan melewati candi ini, bantuknya lumayan bear, hampir 3 x candi pawon, sepertinya sih untuk pemujaan, disekitar jalan masuk kecandi ada pasar kecil (pasar sovenir) yang menjual berbagai macam pernak-pernik khas candi. untuk tarif masuk kalau tidak salah Rp.3300 / orang. murah yah. didekat candi juga ada pohon besar, jadi area candi akan terasa sejuk, nah dibawah pohon inilah banyak yang berjualan (pasar kecil) termasuk berjualan makanan, pasti seru kan makan, sambil liat candi…

oh ya Candi ini lebih tua dari candi borobudur loh.. dibangun pada tahun 824 Masehi oleh Raja Indra dari Wangsa Syailendra. candi budha ini, didalamnya terdapat tiga patung besar yaitu :

1. Cakyamuni yang bersila dengan posisi tangan memutar roda dharma.

2. Awalokiteswara sebagai Bodhi satwa membantu umat manusia, menurut informasi Awalokiteswara merupakan patung amithaba yang berada diatas mahkotanya, Vajrapani ia sedang memegang bunga teratai merah yang diletakkan diatas telapak tangan.

3. Maitreya sebagai penyelamat manusia dimasa depan.

sayangnya bagian puncak (atas ? candi ini belum berhasil ditemukan, sehingga mengurangi keindahan candi ini, pada saat saya berkunjung kesana nampaknya candi ini masih digunakan untuk berdoa, saya melihat sendiri beberapa orang asing sedang asik berdoa, bau kemenyan pun memenuhi ruangan didalam candi ini. untungnya mereka tidak melarang saya untuk mengambil beberapa gambar.

dikomplek yang sama anda akan menemukan reruntuhan bangunan (mungkin candi juga) namun sepertinya tidak berhasil direkonstruksi.

oh ya gambar yang paling kiri, adalah sebuah patung dibawah pohon, kalau tida salah namanya pohon budha.

Sumber referesi tambahan : yogyes.com

IMG_20121230_123158

Candi ini letaknya tidak jauh dari candi borobudur(1,5 km) , dan berada di jalan utama yang sama, jika dari arah borobudur maka anda harus belok kanan di persimpangan, tidak usah bingung karena disana sudah ada petunjuk arah ke candi pawon.

Secara ukuran candi ini terbilang kecil, terletak di tengah-tengah hunian warga, berdekatan dengan masjid desa. didekat candi ini ada dua toko warung sevonir, barang yang dijualpun – + sama dengan barang-barang yang dijajakan di borobudur. pada saat berkunjung kesana suasana sepi, tidak ada wisatawan lain kecuali kami dan nampaknya memang tidak semua wisatawan yang berkunjung keborobudur menyampatkan diri memapir ke candi pawon, padahal jaraknya dari jalan utama ke arah borobudur tidak terlalu jauh, perkiraan saya hanya 200 meteran dari persimpangan jalan utama. itulah mengapa dijudul diatas saya menambahkan istilah “tenggelam dibawah kemegahan borobudur”, sebab memang itulah kenyataanya. saat kami berkunjung kesana loket dalam keadaan tutup, didepan loket tertulis angka Rp. 3000, saya rasa itu tarif retribusi untuk masuk kecandi ini.

untuk membatasi dengan rumah-rumah penduduk, disekeliling candi diberi pagar kawat, secara fisik saya kagum, karena kondisi candi ini masih sangat baik dan bersih, tidak ada coret-coretan, disekitar candi pun tidak ada sampah yang bertebaran, ini menandakan bahwa penduduk sekitar paham betul bahwa candi ini adalah aset yang berharga.

candi yang bercorak hindu ini katanya dulu merupakan tempat yang digunakan oleh Raja Indera yang bernama Vajranala untuk menyimpan senjata, desainnya merupakan gabungan antara Hindu Jawa Kuni dan India. salah satu hal yang unik adalah setelah diteliti ternyata relif pada candi pawon ini merupakan permulaan dari relief candi borobudur. wewww berarti borobudur paling muda dong.

nah jika anda berkunjung keborobudur, jangan lupa mampir kesini yah…