WHAT'S NEW?
Loading...
Tampilkan postingan dengan label Manis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Manis. Tampilkan semua postingan

Sebuah pilihan tak jarang berujung pada penyesalan, meskipun kadang melahirkan rasa syukur yang mendalam. memutuskan berarti memilih satu dari sekian banyak pilihan, “diam” termasuk diantaranya. meskipun diam bermakna tak bergerak, tapi bukan berarti tidak memilih, dalam konteks ini diam lebih dekat pada makna“memilih untuk diam” dengan kata lain menyetujui / merestui apa yang terjadi didepan mata.

sedikit banyaknya alternatif pilihan, sifatnya sangat relatif, tapi biasanya berhubungan dengan daya jelajah dan fikir seseorang. namun realitanya memutuskan sesuatu tidak cuma tentang bagimana memikirkan alternatif pilihan, namun juga keberanian untuk mengambil resiko atas sebuah pilihan. salah satu faktor yang sangat penting adalah keadaan emosi. hasil penelitian membuktikan peran emosi sangat berpengaruh pada sebuah keputusan. jadi ketika memutuskan sesuatu pastikan anda berapa pada kondisi emosi yang normal. mungkin itupulalah yang menyebabkan ada istilah “selesaikanlah sesutu dengan kepala dingin”. saya kira itu kalimat yang jujur dan sangat tepat. untuk mencapai kondisi emosi “normal” jurus yang paling sering digunakan adalah dengan mengulur waktu, ada juga dengan cara “cuti masalah” artinya berhenti memikirkan hal tersebut dan memilih untuk memasuki kehidupan yang berbeda untuk sementara waktu, cara pamungkas adalah dengan mendekatkan diri dengan Yang Kuasa.

Ketenangan adalah kekuatan utama manusia, ketenangan menjamin semua bagian tertinggi manusia dapat bekerja dengan maksimal, ketenangan menggiring manusia pada tingkat intelektualitas yang sangat baik.

Ketenangan adalah segalanya.

Ada gula ada semut, saya rasa kalimat itu bukanlah kalimat aneh, bahkan sudah melanglang buana sampai ke negeri seberang Princess. kalimat terakhir mungkin agak berlebihan  Winking smile.

kali ini saya ingin sedikit bercerita, cerita tentang semut. semut yang sedari dulu katanya suka sama yang manis-manis. sedari dulu pula saya tak pernah berperang dengan semut se ekstrim sekarang, dulu saya hanya khawatir diganggu semut bila saya menyimpan makanan yang manis-manis seperti masakan yang manis, permen, susu dll. tapi itu cerita lama mungkin seiring waktu dunia persemutan juga semakin canggih, kebutuhan mereka juga tidak cuma yang manis-manis, itu lah yang ada dibenak saya Angel.

sudah beberapa bulan ini saya kewalahan dengan semut, hewan kecil nan imut ini seolah mengganggu saya tanpa henti, tidak hanya toples gula saya saja yang diserang semut (saya lebih suka menggunakan kata “serang” karena saat ini saya menobatkan semut sebagai musuh saya Devil). air mineral yang biasa saya konsumsi tidak luput jadi sasaran mereka, bahkan nasi saya sudah jadi langganan sehingga setiap sebelum makan sesi dua, saya sibuk dengan ritual mengusir semut, teng.teng.teng saya pukulkan penutup panci agar koloni semut itu segera pergi . satu dua kali berhasil, tapi tak jarang mereka tetap berada dipanci saya.. ujung-ujungnya saya pula yang repot karena tidak semua nasi bisa dimakan.

saya berfikir, bahkan pernah update status mengenai hal ini, uniknya ditempat lain juga terjadi hal yang sama, menurut adik saya, ini ada hubungannya dengan air yang habis dikunsumsi manusia, namun sayangnya saya belum mencari apalagi membaca hasil penelitian tentang ini Eye rolling smile.

mungkinkah selera semut bergeser...

mungkinkah mereka sudah bosan dengan gula sehingga mencari makanan sampingan lain seperti nasi …

sejujurnya saya pun masih ragu apakah imajinasi saya tentang koloni semut yang semakin moderen itu nyata.

secara ilmiah tentu perlu pembuktian lebih jauh.

namun ketika melihat semut-semut ramai merubungi nasi saya… bahkan gelas air mineral (putih) …

saya yakin pasti ada sesuatu yang salah ….

mungkin suatu saat akan ada yang berucap “ada air ada semut” Eye rolling smile

                                                                                                                                    *pikir lagi ….. Eye rolling smile Eye rolling smile Eye rolling smileEye rolling smileEye rolling smileEye rolling smileEye rolling smileEye rolling smile