WHAT'S NEW?
Loading...
Tampilkan postingan dengan label Sony Ericsson. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sony Ericsson. Tampilkan semua postingan

samsung galaxy mini (4)sony-ericsson-xperia-neo-v-2

 

Kurang lebih dua tahun sudah saya menggunakan android, banyak suka dan banyak pula dukanya. nah kali ini saya mencoba menceritakan pengalaman selama dua tahun menggunakan Android OS barang kali disudut dunia yang lain pengalaman saya yang akan saya tuliskan ini dapat menjadi “sesuatu”. Surprised smile santai aj yah…

Ok kita mulai. saya mulai menggunakan android pada bulan Juli tahun 2011, ketika itu Android baru mencapai OS Gigerberd (GB) sebetulnya saya sudah memantau OS ini sejak awal tahun 2011 cuman belum ada “nasib” megang android hehe. nah beruntung pertengahan tahun dewi fortuna sedang baik pada saya Open-mouthed smile. saya berhasil meminang device android pertama saya yang dibeli second melalui FJB kaskus seharga 1,1 jt. harga yang cukup baik untuk saat itu. saat itu galaxy mini termasuk device yang cukup HOT, terbukti forumnya dikaskus sampai (PART VI). device yang saya beli alhamdulillah masih “perawan” tingting karena OSnya saya cek masih pake Froyo dan tentunya belum di root.

belum berumur satu hari, Galmin (singkatan Galaxy Mini) langsung saya update ke Gigerberd. jadi sejujurnya saya minim sekali pegalaman tentag OS Froyo.

sebulan pertama saya masih betah menggunakan ROM (sebutan untuk OS android yg belum diotak-atik, masih bawaan vendor ponsel) bawaan, sejujurnya bukan hanya karena betah, tapi karena belum ngeh cara update ke custom ROM Open-mouthed smile. di ROM bawaan kekurangan paling terasa adalah keterbatasan memori internal, sehingga tidak bisa menyimpan banyak aplikai dan game, tau sendiri internal Galmin cuma berapa ratus MB.ilmu pertama yang saya pelajari adalah cara ngeroot. ngeroot adalah sebuah proses menginstall kode dan aplikasi agar kita bisa mendapatkan akses penuh pada system ponsel, pada bebapa kasus root wajib dilakukan jika anda ingin mengaktifkan APP2SD bawaan ROM GB, ingin melakukan backup dan restore aplikai, ingin overclock atau downclock dll. saat ini saya lebih menyukai menyebut ponsel android yang belum diroot itu sama saja dengan makan ayam bakar dan lalapan tanpa sambal Crying face. ngeroot sebetulnya hal yang mudah, cukup dengan 1-2 kali klik, dan dalam beberapa kasus ngeroot harus dilakukan dengan media komputer. kunci utamanya adalah bersedia belajar sebab tutorial ngeroot sudha tersedia bebas diinternet. satu lagi yang penting, harus bisa mengoperasikan komputer hehehehe

nah bulan berikutnya saya mulai mencoba menggunakan custom rom, targetnya adalah agar bisa menyimpan banyak aplikasi dan game, sehingga ROM dengan dukuangan AP2SD adalah yang dicari. pilihan saya jatuh pada CM7. beberapa manfaat ketika menggunakan custom ROM diantaranya, bisa nyimpan aplikasi lebih banyak. tampilan ponsel 100% berubah, performa gaming meningkat. nah seiring dengan waktu saya sadar ternyata MMC 2 GB bawaan samsung saya rasa kurang, berbekal review dan saran dari forum akhirnya sayapun memutuskan membeli MMC 16 GB class 10 karena untuk menjaga performa HP yang menggunakan AP2SD maka kecepatan memori juga harus baik. lagi-lagi saya harus hunting memory dikaskus sebab dikota saya memory class 10 tidak ada yang jual.

selama menggunakan Galmin hampir tiap bulan saya ganti ROM, hampir semua ROM yang ada di forum saya coba, hingga total koleksi ROM galmin saya ada sekitar 1.6 GB belum termasuk ROM old version yang saya hapus. sehingga jika ditotal sudah lebih dari 10 custom ROM yang saya coba di Galmin. oh ya install costumROM juga tidak bisa tanpa bantuan komputer yah. jadi untuk kedua kalinya saya harus bilang, android tanpa komputer kaya orang JOMBLO Hot smile.

dan hampir semua hal yang ada di Android sudah saya coba termasuk overclock. saat itu yang belum saya coba hanya portig rom dari device lain. (karena belum ada ilmunya).

custom ROM favorit saya saat itu adalah CM7 Music Edition, saat itu CM7 ME memberikan hampir semua yang saya perlukan, seperti custom togle, Kwalitas suara yang bagus, support overclock, relatif hemat batre dan fungsi tambahan musik pada tombol volume. hanya satu yang saya tidak suka yakni susunan tampilan pada menu setting yang menurut saya tidak enak dipandang Crying face.

sampai pada akhirnya muncul lagi customROM baru dengan nama iDroid. iDroid membawa tampilan yang hampir mirip iPhone 90% namun dengan performa sama dengan CM7 karena katanya dibuat berbasiskan CM7. ini lah custumROm yang saya pakai sampai pertengahan tahun 2012.

Galaxy mini merupakan ponsel adroid entry level (kelas pemula) ditandai denga prosesor yang cuma 600 Mhz dan layar yang mungil 3.14 inci, serta RAM yang juga kecil. dipertengahan tahun saya mulai merasa jenuh dengan device ini dan ingin berpindah kelain hati Hot smile. hal utamanya adalah karena ukuran layar yang kecil serta resolusinya yang juga kecil, bayangkan kepadatan layar galmin cuma 165 ppi. kurang sedap dipandang mata Open-mouthed smile.

 

oh ya tahun 2012 ROM android sudah sampai versi Ice Cream Sandwich (ICS)

Device kedua saya ialah Sony Ericsson Xperia Neo V.

device ini (Neo V) merupakan device android dari kasta menengah, sebab sudah menggunakan Prosesor armv7 1 Ghz, RAM 512 dan layar 3.7 inci dengan resolusi WVGA.

ROM bawaan Neo V adalah Gigerberd (GB) berbeda dengan ketika menggunakan galmin, belum satu hari sudah saya update, ketika menggunakan neo V, saya sengaja bertahan di GB dulu, tujuannya adalah agar saya tau bedanya antara GB dan ICS. namun tetap saja ponsel langsung saya root.  nah salah satu hal yang agak menulitkan di platform android adalah beda device maka beda tools (software) dan caranya termasuk cara ngeroot. tombol yang harus ditekan di ponsel dll. pendek kata ketika anda berganti merek ponsel android maka anda harus belajar lagi cara ngeroot dkk hampir mulai dari “0”. saya menggunakan ROM GB cukup lama hampir satu bulan, mengapa, karena saya juga samil belajar dan mengumpulkan ilmu tentang cara update device terbaru saya ini, sumber belajar saya lagi-lagi kaskus dan google. seperti yang sudah saya katakan beda merek device maka beda tools dan cara.

ketika menggunakan Samsung software untuk update bernama ODIN, sedangkan devic sony menggunakan software FLASHTOOL. karena nama softwarenya beda sudah jelas cara pengoperasiannya juga beda.

hal lain yang membuat saya agak geleng-geleng kepala adalah ternyata semua ponsel sony dalam status Locked Bootloader seperti ponsel motorola dan tablet asus.

Locked Bootloader  adalah sebutan untuk bootloader yang dikunci oleh vendor untuk membatasi ponsel diintall customROM. memang ponsel yang Locked Bootloader  masih bisa diinstall customROM cuma tetap saja performa dan kemampuannya tidak bisa diotak-atik sesuka hati dan tentu pilihan customROMnya terbatas.

saya tidak suka dibatasi, maka saya putuskan untuk mengUNLocked Bootloader, lagi-lagi harus dengan bantuan komputer dan internet. setelah itu baru saya mencoba menggunakan CustomROM, berbeda dengan ketika menggunakan galmin hampir semua jenis ROM saya coba, ketika menggunakan neo v saya hanya mencoba beberapa ROM yang menurut deskripsinya atau review teman-teman forum bagus, total ada 19 ROM yang sudah saya coba Open-mouthed smile (meskipun pilih-pilih ternyata jumlahnya lebih banyak dari galmin yah Rolling on the floor laughing) dengan koleksi ROM 4.57 GB. ROM favorit saya adalah MIUI.

MIUI adalah salah satu ROM tenar yang diracik oleh orang cina, bahkan disana ada device khusus yang ROM bawaannya MIUI.

apa yang saya kejar dari custumROM, sebenarnya hampir sama saja dengan ketika menggunakan galmin, yakni Kwalitas suara yang lebih baik, peforma yang lebih cepat, kemampuan gaming yang bagus, irit batre serta memaksimalkan fungsi device. intinya cuma itu yang dikejar. dan tidak menutupkemungkinan ketika sudah mentok dan bosan. maka saya harus kembali berpindah kelain hati Secret telling smile.

 

itulah pengalaman saya selama +- 2 thn menggunakan android, saya memang bukan pengguna veteran karena baru menggunakan android sejak 2011 (versi froyo), namun saya tidak terlalu asing dengan dunia linux (android menggunakan karnel linux) berdasarkan pengalaman saya selama ini, beberapa hal yang dapat saya rangkum dari android yakni :

  1. android adalah device multimedia yang ditujukan untuk anda yang bersedia belajar hal baru.
  2. Mengerti, menguasai dan memiliki komputer serta jaringan internet WAJIB jika anda ingin memaksimalkan fungsi device android anda.
  3. banyak-banyak lah membaca dan bergabunglah di forum pengguna android agar dapat ilmu baru.
  4. belilah device yang banyak dipakai orang dan brand internasional sebab biasanya banyak dukungan custumROMnya
  5. xdadevelopoer adalah forum pengguna handphone dan device lain yang paling TOP dan dijadikan sumber resmi di dunia.
  6. jangan pernah alergi dengan bahasa INGGRIS sebab forum seperti xdadeveloper full english.
  7. internet yang kencang sangat bermanfaat sebab 1 custumROM galmin saja ukurannya 100an MB, untuk Neo V ada yang lebih dari 200MB.
  8. Jika anda tidak bisa memenuhi point 2-7 maka device Android anda tidak jauh beda dengan NOKIA SYMBIAN tahun 2005-2008.

Salam Droid. jangan pernah berhenti belajar.

Kaum Droider pasti sudah tidak asing lagi dengan ROM yang bernama MIUI. secara pribadi saya menobatkan ROM ini sebagai Sebuah ROM yang sempurna. bagaimana tidak ROM ini menghadirkan sesuatu yang berbeda dari kebanyakan useri nterface ponsel android, sehingga ketika anda menggunakan MIUI, anda benar-benar merasa memegang ponsel yang berbeda.

Oke cukuplah. pujian saya terhadap MIUI sekarang saatnya mengkritik ROM ini hehe

just kidding yah..

Screenshot_2012-10-25-14-56-42Screenshot_2012-10-25-14-54-43Screenshot_2012-10-25-14-55-10Screenshot_2012-10-25-14-59-05Screenshot_2012-10-25-14-56-57Screenshot_2012-10-25-14-57-12Screenshot_2012-10-25-14-57-20Screenshot_2012-10-25-14-58-45

 

kali ini yang saya review adalah ROM MIUI untuk HH Xperia Neo V, sebelumnya saya pernah mereview MIUI juga tapi untuk HH yang berbeda ( samsung galaxy mini).

Perlu diketaui Spek dasar Neo V adalah chipset MSM 8255 dengan Procie 1 Ghz, RAM 512 dan ROM 1 GB.

MIUI yang saya install adalah MIUI versi Z25.2.9.29 base on ICS sedangkan karnel yang saya pakai adalah Suave V6, status HH unlock bootloader

saya sudah memakai ROM ini kurang lebih satu bulan.

setting prosesor yang saya pakai adalah overclock dengan nilai maksimal 1.6 Ghz, sangat jarang saya menurunkan kecepatan prosesor ke standart (1.0 Ghz) karena terasa agak kurang responsif, untuk setting ram standart.

selama satu bulan saya memakai ROM ini terasa cukup puas, dan relatif tidak ada BUG yang mengganggu, ada peningkatan yang cukup signifikan sehingga BUG yang saya rasakan di MIUI RC sebelumnya sudah hilang diversi ini.

berikut ini saya paparkan kelebihan dan kekurangan MIUI pada Neo V berdasarkan penilaian subyektif saya.

Kelebihan.

- Tampilan cantik. akhirnya saya sepakat dengan pendapat droider lain setahun yang lalu ketika saya masih menggunakan galaxy mini, ternyata ROM MIUI memang terlihat benar-benar cantik bila di pasang di HH yang memiliki rosolusi layar yang tinggi Open-mouthed smile

- Mudah digunakan, jujur tampilannya agak mirip iPhone.

- Notification Barnya benar-benar beda dan sangat memudahkan mengontrol fungsi-fungsi android.

- Tersedia banyak Themes yang bisa didownload secara gratis, uniknya ada opsi MIX (mencampur) antara komponen-komponen tema, sehingga kita semakin bebas mempermak tampilan HH kita, di tema ini juga disediakan opsi mengganti Booanimation (saya rasa ini khusus untuk HH yg sdh unlock BL, yg belum unlock jgn coba2), wallpaper, ringtone, bootsound , bahkan custom lockscreen saya rasa ini yg dinamakan paket lengkap dalam satu wadah, Surprised smile

- Tampilan setting tidak ngebosenin karena beda dengan tampilan setting ROM lain yg kebanyakan sama dengan tampilan stock ROM.

- bisa overclock ( harus ganti karnel) dan undevolt(tidak semua karnel support)

- secara default udah rooted.

- terdapat bebedapa aplikasi yang mendukung aptimalisasi HH mulai dari managemen RAM sampai app untuk backup dan restore HH

- Kwalitas suara mantab

 

sekarang Kekurangannya

- optimal bila HH anda sudah di Unlock Bootloader.

- menurut penilaian saya pencahayaan layar sangat terang (sama seperti versi RC), perbedaanya cukup jauh bila dibandingkan tingkat pencahayaan Stock ROM dari Sony.

- Makan RAM Gede, selama sebulan ini saya sering harus me wipe ram, karena terlalu banyak membuka aplikasi.

- Boros batre, saya rasa ini pengaruh pemakaian ram yg boros Smile with tongue out

- Camera 360 error di ROM ini, entah mengapa, apakah ini BUG di ICS atau ROM ini saja ! tampilan camera akan terbalik, atau berubah dari horisontal ke vertikal ketika memamakai camera 360

- BUG di wifi tethering, entah mengapa ketika screen Off maka koneksi tethering akan terputus, BUG ini sama degan BUG JOY OS di HH Galaxy Mini. saya belum coba apakah ini bisa diatasi dengan thirt party app. karena saya masih bisa menggunakan Bluetuth tethering (kayaknya tulisannya salah yah Steaming mad).

- beberapa game force close (Masalah ICS)

 

mudah mudahan diversi berikutnya managemen RAM MIUI lebih baik sehingga bisa terasa lebih wus-wus heheh

 

itu saja review saya jika da yang tidak saya tulis, itu berarti fungsinya normal saja seperti di stock ROM.

Kali ini saya akan memberikan tips-tips memilih ponsel android (seperti yang saya janjikan pada postingan sebelumnya). semua yang saya tuliskan di halaman ini merupakan hasil olah pikir saya pribadi berdasarkan pengalaman, bahan bacaan dan pengetahuan tertulis maupun tidak tertulis yang saya dapat dari lingkungan.

dibagian akhir saya akan menampilkan beberapa tipe ponsel yang saya rekomendasikan untuk dipinang, berdasarkan level harga.

Anda pasti tau bahwa akhir-akhir ini pamor ponsel android semakin menggila, OS android yg merupakan OS opensource diadopsi hampir oleh semua merek ponsel dari brandluar sampai brand lokal. jika anda tengok ke toko-toko ponsel adan puluhan tipe ponsel android anda pasti bingung dibuatnya.. agar tidak bingung, ikuti tips saya berikut ini :

 

1. Tentukan Budged anda

ini yang paling penting, karena tanpa $$$ atau Rp.Rp.Rp tidak ada satupun ponsel yang dapat kita bawa kerumah Open-mouthed smile

Budged ini biasanya berhubungan dengan level device android anda, ponsel android umumnya terbagi dalam beberapa kelas yakni

  • kelas Entry level (kisaran harga kurang dari sampai 1 jutaan)
  • kelas low end (antara 1-1,5 jt)
  • kelas middle end (antara 1,5-2.5 jt)
  • hight end (diatas 3 jt).

ini hanya patokan saja berdasarkan pengamatan saya terhadap harga device android baru-baru ini. seperti yang kita ketahui bersama “harga memang tidak pernah bohong” namun untuk ponsel android kadang kala ada device yang harganya dilevel middle end namun kemampuannya hampir mendekati hight end. disinilah uniknya android.

Sekarang berapa budged anda ? jika budged anda tak terbatas, maka abaikan tips nomer satu.

2. Hardware (perangkat keras)

memilih device android hampir sama dengan memilih komputer, maka Pilihlah device yang memiliki hardware seri terkini biasanya ditandai dengan seri angka yang lebih besar. perangkat inti android umumnya telah menyatu menjadi satu kesatuan yang disebut chipset, pada chipset inilah terdapat prosesor, gpu dan memory. nah pilihlah chipset yang serinya labih besar, micalnya chipset qualcom 8255, qualcom 7227, chipset mtk 6253 dan mtk 6577. jika mengacu pada contoh maka chipset yang baik adalah qualcom msm8255 dan chipset mtk 6577. namun untuk menentukan mana yang labih baik diantara msm 8255 dan mtk6577 maka harus melihat detail hardware didalamnya atau melalui uji bencmark menggunakan software khusus.

untuk hardware yang perlu diperhatikan ialah :

  • Prosesor.

ada 3 model yang ada dipasaran yakni

single core biasanya dipakai pada ponsel lowend sampai middle end.

dual core biasanya dipakai ponsel menengah sampai hightend sedangkan

quad core untuk ponsel hight end.

selain nomer seri, dalam pemilihan prosesor, semakin tinggi angka kecepatannya biasanya menadakan bahwa prosesor tersebut semakin baik, angka kecepatan biasanya ditandai dengan satuan Mhz baru satuan Ghz. misalnya 600 Mhz, 800 Mhz, 1000 Mhz/ 1 Ghz, 1,5 Ghz dst.. semakin tinggi maka semakin baik.

  • RAM

berfungsi sebagai memory sementara untuk menampung aplikasi yang sedang dijalankan, satuannya MB sampai GB

Semakin besar juga semakin baik dipasaran kebanyakan ponsel low end masih menggunakan ram dikisaran 256-512 MB, namun untuk ponsel hight end sudah ada yang menyentuh anka 2 GB.

  • GPU (Graphic Processing Unit)

Jika anda penggemar gaming di ponsel, maka anda harus memperhatikan jenis GPUnya, biasanya seri GPU di ponsel android ditandai dengan angka semakin tinggi serinya maka semakin baik. misalnya GPU andreo 200, andreo 202 andreo 220, andreo 225 dll.

  • Bentang Layar dan Kepadatan Pixel

Pastikan anda memilih ponsel android dengan layar KAPASITIF

pilihlah device yang resolusinya baik agar gambar yang ditampilkan terlihat tajam/rapat, biasanya tingkat ketajaman ini ditandai dengan angka “ppi pixel density” semakin tinggi maka semakin baik. paling tidak pilihlah device yang kerapatan layarnya “165 ppi” ini angka minimal menurut ukuran mata saya.

selain itu masalah kedalaman warna, pilih 256 ribu atau 16 juta ? pengalaman saya, utamakan lah besaran resolusi layarnya dulu, jika device A memiliki resolusi 200 ppi namun kedalamannnya hanya 256 ribu warna, sedangkan device B resolusinya 165 namun kedalaman warnanya 16 juta warna, maka saya merekomendasikan anda untuk memilih device A.

  • Memory internal

pilihlah device yang memory internalnya lega, rekomendasi paling tidak 4 GB, namun memang biasanya device dengan memory internal besar mahal, karena harga memory internal ponsel yng relatif mahal juga. memory internal ini OPSI C artinya tidak terlalu penting, karena kecilnya ukuran internal memory dapat diatasi dengan aplikasi seperti a2sd, app2sd, link2sd dll. namun tentu anda harus bersedia belajar. buat yang tidak mau repot dengan aplikasi2 tersebut, pilihlah memory internal minimal 4 GB.

3. Software

OS android ada banyak macamnya tapi saat ini yang ada dipasaran umumnya adalah froyo(2.2), Gigerberd (2.3), ice cream sandwich(4.0) dan jelly bean(4.1)

mana yang lebih baik, tentu saja yang paling bontot atau paling baru yakni jelly bean.

4. Dukungan Software

masih berhubungan dengan point 3, menurut keterangan Google OS android akan diperbaharui setiap 6 bulan. jadi setiap 6 bulan google akan mengumumkan versi baru OS android beserta tambahan-tambahan fitur yang diusungnya. nah sebagian besar vendor ponsel memang memberikan update software namun tidak selamanya, kebanyakan hanya memberikan 2 kali update, misalnya ponsel merek xxx tipe 111 os bawaannya android froyo, jika diberikan 2x update maka ponsel anda hanya mendapat dukungan sampai os ice cream sandwich.

sebagian besar vendor beralasan bahwa keterbatasan hardware menjadi alasan mereka untuk tidak memberikan update ke ponsel pelanggannya. memang biasanya OS terbaru pasti membawa segudang pembaharuan yang tentu saja menuntut kemampuan hardware yang lebih baik.

nah ketika membeli ponsel android, pastikan bahwa vendor anda menjanjikan adanya update os ke versi berikutnya paling tidak 1x, karena OS yang lebih baru tentu labih bagus dan fiturnya lebih baik.

Nah penjabaran saya diatas saya sebut sebagai dukungan software dari vendor.

ada satu hal lagi yang harus anda perhatikan yakni dukungan dari KOMUNITAS.

jika anda termasuk yang suka oprek ponsel, saya merekomendasikan pilihlah ponsel yang didukung oleh komunitas, biasanya  ponsel yang laris manis dipasaran pasti didukung oleh komunitas yang besar, semakin besar komunitas maka semakin mudah pula anda mendapatkan dukungan software (custum rom).

saya ambil contoh samsung galaxy mini. ponsel ini termasuk device bestseller di tahun 2011, dukungan forumnya luar biasa, pada awal release OS bawaan masih froyo, samsung memberikan update resmi ke gigerberd namun tidak memberikan update ke Ice cream sandwich dengan alasan keterbatasn hardware (prosesor, ram dan memory internal), namun karena basis komunitasnya besar, saat ini pengguna samsung galaxy mini masih bisa mencicipi manisnya ice cream sandwich melalui update custum rom. nah inilah hebatnya android.

jadi pilihlah device yang didukung oleh komunitas di internet.

untuk mengecek apakah device incaran anda ada komunitasnya, cek saja di www.android-indonesia.com, www.kaskus.co.id, facebook.com biasanya disana tersedia forum khusus pengguna android anda dapat berbagi segala hal tentang device anda termasuk tentang OS dan custum romnya. itu forum lokal (indonesia) biasanya forum perkembangan di forum lokal tidak segesit forum internasional, maka dari itu pastikan juga bahwa device anda terdaftar di forum xda.developer.com pilihlah hanya device yang didukung oleh forum2 diatas.

karena sebaik apapun, sebagus apapun, segarang apapun hardware device anda (prosesor kencang, RAM besar, GPU bagus, memory besar) namun OSnya / versi lama, tentu tidak akan maksimal.

 

Kesimpulan :

dari 3 poin yang saya tulis diatas, saya lebih cendrung merekomendasikan mulailah memilih ponsel dari point ke 3, karena device android adalah ponsel cerdas, dan kecerdasan ponsel sebagian besar ditentukan oleh kemampuan dan kehandalan OSnya. banyak fakta dilapangan bahwa device yang memiliki hardware bagus seperti K-Touch W700 (dual core, ram 515, GPU Nvidia) kemampuannya mentok, karena OSnya berhenti diversi Gigerberd, padahal secara teoritis device ini masih mampu menjalankan OS Android terkini Jelly Bean, namun dukungan vendor yang hampir tidak ada, basis komunitas yang cuma ada di forum lokal (tidak terdaftar di XDA.Developer.com) semakin memberi harapan tipis pada pengguna setianya di tanah air.

Jadi pastikan device anda didukung komunitas yang kuat.

 

Selamat memilih dan salam android Devil

Hampir dua minggu Noe V ditangan, terhitung sudah 2 kali naik upgrade dan 1 kali downgrade serta 2 kali pasang custum rom salah satunya gagal. sampai pada titik ini saya rasa sudah mengenal karakter noe v, sehingga saya putuskan untuk memberikan review lanjutan.

review kali ini maliputi :

Charging time

Charging time ponsel ini termasuk cepat, untuk mengisi batre sampai full dari posisi 5% hanya perlu waktu 2.5 jam (ponsel dalam keadaan mati atau tidak dipakai)

Build Quality

jika skala skor yang digunakan 1-10 maka no v saya beri skor 8. sebenarnya noe v sudah cukup kokoh, namun penempatan tombol yang terkumpul di sisi kanan menyebabkan sisi kiri terasa kosong, sebenarnya hal ini tidak terlalu masalah, cuman saya rasa bahan penutup panel samping yang berwarna crom saya rada terlalu tipis, akibatnya seringkali berbunyi kretek2 ketika ditekan, dan ini seakan akan menegaskan bahwa sisi kiri tidak kokoh. berbeda dengan sisi kanan yang dipenuhi tombol, bunyi kretek2 akibat kekosongan tidak akan pernah terdengar. saya berfikir andai saja tombol volume berada di sisis kiri mungkin tidak akan ada bunyi kretek2.

Penempatan tombol

penempatan tombol yang menumpuk di sisi kanan saya rasa kurang nyaman. secara pribadi saya lebih suka jika tombol volume berada di sisis kiri.

Sensor Cahaya

entah mengapa saya merasa sensor cahaya noe v keliwat sensitif, hal ini terasa ketika menggunkan official rom, dimana di official rom level keterangan layar disetting rendah. sesitifnya sensor ini terasa sekali khususnya ketika tingkat kecerahan layar di set 0-25%, layar kadang berkedip2 mengikuti cahaya sumber cahaya diruangan. jadi bila anda berada dibawah lampu yang akan mati (kedap kedip) maka back light noe b juga akan berkedip2. tapi hal ini tidak terjadi jika keterangan layar di set lebih besar dari 25%.

Performa Batre

hasil test selama beberapa hari batre noe v yang berjenis li-po 1500 mAh terbilang memiliki performa yang baik. untuk pemakaiana standar, sms, telpon, internet dan game ringan 30 menit bisa bertahan 10-12 jam. ini dengan setting Governer : conservatif  dan frekuensi cpu di set 122-1024 Mhz.

tidak ada perbedaan yang mencolok diantara ketika frekuensi di set lebih rendah (122-768 Mhz) ini berarti tidak ada perbedaan yang signifikan dalam pemakaian batre ketika cpu bekerja pada frekuensi tinggi.

test ini dilakukan di ICS maupun Gigerberd official. dan hasilnya +- sama 10-12 jam.

Gigerberd vs Ice Cream Sandwich

berdasarkan test pemakaian +- 1 minggu perbedaan mendasar yang terasa antara GB dan ICS adalah tingkat smooth. GB terasa sangat stabil dan cepat, sedangkan di ICS terasa lebih berat (lag)

namun entah mengapa dari sisi pemakaian batre terasa hampir sama saja, sebenarnya jelas ada perbedaan, namun tidak terlalu signifikan. dan secara pribadi itu tidak bisa dijadikan alasan untuk downgrade ke GB.

 

Catatan :

tes dilakukan dengan menghilangkan semua aplikasi bawaan sony yang memberatkan sistem seperti : timescape dan semua ekstensinya (facebook dan twitter), dengan pertimbangan selain memberatkan sistem, aplikasi ini juga boros bandwith.

Hasil bisa saja berbeda bila anda menggunakan official rom standar tanpa membuang aplikasi bawaan dan bila anda menggunakan custom rom.

 

*review ini hanya untuk kepentingan berbagi pengalaman.

 

sony-ericsson-xperia-neo-v-1

Sony Ericsson Xperia Neo V kata google direlease akhir tahun 2011 sekitar bulan Oktober, ini berarti sampai saat ini kurang lebih suda hampir 1 tahun nih ponsel melalang buana dipasaran.

Secara desain ponsel ini boleh dikata beda dengan kebanyakan ponsel android, terasa berbeda terlebih karena sebelumnya saya lebih akrab dengan ponsel samsung. terlihat ponsel ini memiliki banyak cukup banyak tombol mulai dari power, volume, kamera, home, menu dan tombol back.

saat ini Xperia Neo V berada pada kisaran harga 2.6 jt an.+- turun 400 rb semenjak pertama kali diperkenalkan. hal yang saya sukai pada ponsel ini adalah desainnua yang tidak ngebosenin.

First review saya bagi menjadi 2 yaitu hardware dan software.

1. Hardware

ponsel ini memiliki pentang layar 3.7 inci dengan dimensi tidak terlalu bongsor, tapi nampak cukup panjang. dilengkapi kamera 5 mp (flash+autofokus) dan 0,3 mp didepan. kamera belakang dapat merekam video HD, sebagai fitur tambahan, ponsel ini dilengkapi port hdmi, namun sayangnya pada paket penjualan kita tida mendapatkan kabel HDMI, vendor hanyar menyartakan, buku manual, garansi, unit ponsel, charger, batre 1500 mAh, handfree dan kabel data. spesifikasi lengkap dapat dilihat disini http://www.gsmarena.com/sony_ericsson_xperia_neo_v-4122.php

Kesan pertama yang didapat saat memegang ponsel ini adalah lapang dan sejuk, ya kerena ponsel ini dilengkapi bravia engine yang menjanjikan tampilan yang sempurna  wajar, karena kerapatan pixelnya mencapai 265 ppi. sayangnya desain ponsel yang memanjang sehingga layar terkesan kurang gemuk.

saola navigasi tidak ada masalah karena layar sentuhnya benar-benar lembut, tombol navigasi juga lembut, entah mengapa sony tidak mau menggunakan tombol naviasi berbentuk sentuh, padahal kalau sentuhkan lebih keren.

soal suara jangan ditanya sony terbilang pemain lama, sehingga untuk suara jangan ditanya lagi, menurut kuping saya kwalitasnya sangat baik, yah meskipun belum bisa menyentuk kata woww.. tapi kwalitas yang baik akan anda rasakan bila menggunakan earphone yang berkwalitas, karena earphone bawaan agak jelak. untuk suara keluaran speker cukup kencang dan bersih sangat jauh bila dibandingkan galaxymini saya he maklum beda kelas.

ada satu yang agak unik, sony menggunakan charger yang sekaligus bisa dijadikan kabel data, (kepala charger bisa dilepas) ini mengingatkan saya pada produk mp3 player dan ponsel-ponsel cina, ide ini cerdas dan sangat sesuai dengan slogan Green Hearth yang diusung sony. soal kwalitas juga sangat baik karena kabel datanya cukup besar dan tebal dan sepertinya ini kabel yang kuat.

kwalitas kamera belakang tidak perlu diragukan lagi sangat baik flash light juga bekerja dengan baik, kalau kamera depan bisa dikatan baik, namun agak kurang kwalitasnya bila di tempat gelap.

2. Software

pas buka kerdus, Xperia Neo V anda masih menggunakan OS Android Gigerberd versi 2.3.4 jangan khawatirkan performa karena menurut saya performanya sudah sangat smooth. sampai saat ini sony telah menyediakan 2 update untuk versi Gigerberd dan 2 update ICS yakni ICS 4.0.3 dan 4.0.4. jadi terserah pada anda mau menggunakan OS Android versi mana.

supay tidak bingung maka akan saya paparkan beberpa hal berkitan Android Gigerberd dan ICS di Xperia :

  • GB

Kelebihan :

  1. Ponsel terasa sangat smooth
  2. 99% komptilble dengan semua aplikasi dan game
  3. performa untuk memainkan game HD sangat baik

Kekurangan :

  1. Tidak ada faceunlock
  2. Tampilan tidak secantik ICS
  • ICS

Kelebihan :

  1. Android baru meskipun bukan terbaru
  2. Ponsel terasa cukup smooth
  3. ada fitur faceunlock (ini yg keren)
  4. Tampilan ponsel sangat keren.

Kekurangan :

  1. tidak semua aplikasi komptible dengan ICS, saya tidak berhasil menginstall navitel
  2. Beberapa Game HD belum bisa dimaikan dengan baik.

itu sekilas review saya, mau pakai OS versi mana tentu terserah anda, setiap orang tentu punya selera yang berbeda dan karena itulah kita pakai android Open-mouthed smile

sebagi catatan review saya diatas berdasarkan pengalaman memakai Stock ROm (rom racikan sony), bukan custum rom. dan biasanya custom rom menawarkan performa yang labih garang Devil